Current Giveaway 5-12 May 2017

Blogtour (Giveaway, Ask Author, dan Review) Out of the Blue by Indah Hanaco


My rating : 4 bintang (skala 5)




Judul : Out of The Blue
Seri : Heartling #2
Penulis : Indah Hanaco
Editor : Midya N. Santi
Illustrator dan desain sampul : Iwan Mangopang
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Terbitan : 2015
Jumlah halaman : 296 halaman
ISBN : 978-602-03-271-4

---------------------------------------------------------------------------------------
SINOPSIS
---------------------------------------------------------------------------------------
Hidup Sophie begitu rumit setelah kedatangan Rengga-ayah biologisnya yang memerkosa ibunya dan meninggalkannya begitu saja untuk studi ke luar negeri- dan Austin, selebritis terkenal yang juga merupakan mantan pacar Sophie. Pertengkarannya yang panas dengan Brisha, sahabatnya turut memicunya untuk berlibur ke Skandinavia.

"What are you doing? Are you a paparazzi?"
Di Nyhavn, Sophie kesal luar biasa dengan Jamie  yang selalu menutupi wajahnya dengan masker, topi, dan kacamata hitam. Cowok tengil itu menuduhnya sebagai paparazzi. Tapi dunia mempertemukan mereka lagi dan lagi walaupun dalam situasi yang tak menyenangkan. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berlibur bersama. Hubungan mereka bertambah erat setelah mengalami kejadian mengejutkan di tepi tebing Preikestolen.
Sophie meninggalkan Jamie setelah mengetahui identitas sebenarnya. Haruskah Sophie mengulangi kesalahan yang sama dengan jatuh cinta pada Jamie? Sementara itu Austin semakin gencar mendekatinya … Siapa yang harus Sophie pilih? Cinta masa lalunya atau cintanya yang sekarang?

---------------------------------------------------------------------------------------
REVIEW
---------------------------------------------------------------------------------------
Novel Out of the Blue merupakan lanjutan dari novel Heartling. Tapi bisa dibaca terpisah satu sama lain. ^.^


Novel ini menggunakan sudut pandang ketiga. Mungkin untuk kisah trauma seperti pada novel ini akan sangat unik jika menggunakan sudut pandang pertama sehingga pembaca dapat lebih merasakan emosinya. Kecepatan alur sedang. Novel Heartling bercerita tentang kisah cinta Amara, sedangkan Out of Blue bercerita tentang kisah cinta Sophie Lolita. Sepertinya akan terbit satu novel lagi tentang kisah cinta Brisha? ^.^

Isu paparazzi dan stalking digambarkan dengan baik dalam novel ini. Sukarnya mendapat privasi merupakan harga mahal untuk popularitas dan kesuksesan seorang selebritis. 

Bahkan novel ini juga menceritakan bahaya kencan online karena sulitnya memastikan identitas.

Kisah cinta Sophie lebih menarik dibandingkan Amara dalam Heartling. Lebih bombastis dengan latar liburan luar negeri. Walaupun memang tidak segombal gaya pedekate Ji Hwan terhadap Amara. :P Gaya pedekate dalam Out of the Blue, walaupun romantis, tapi penuh dengan kejaiman…gengsi…ego… Sophie, si artis yang selalu berusaha mematikan perasaan cintanya. Kisah cintanya segitiga, antara Sophie, Jamie, dan Austin. Segiempat untuk kisah cinta Brisha yang lagi-lagi apes. :P 


Dalam novel ini terlihat pengarang melakukan riset dengan baik. Mbak Indah Hanaco berhasil menciptakan karakter Jamie Keegan, cowok Inggris yang kaku, angkuh, agak sinis, tapi sangat gentle dan menjunjung manner. Sesuai dengan gambaran umum budaya Inggris. Aku sukses mengkhianati Ji Hwan dan langsung pindah ke lain hati. Suka banget dengan karakter Jamie yang unik (nyebelin tapi bikin gemes). :P


Deskripsi tempat Nyhavn, salah satu ikon Kopenhagen, Denmark, cukup terperinci tapi kurang menceritakan nuansa (jadi berkesan agak datar). Maksudnya penggambaran langit, ornamen, dll. Bagaimana sentuhan cahaya matahari menimpa sungai di kanal dan atap-atap runcing di Nyhavn? Atau sentuhan cahaya bulan memainkan bayangan tiang-tiang kapal yang bersandar di tepi kanal. Kurang terasa antusiasme Sophie yang baru menginjakkan kaki pertama kali di luar negeri. Bagaimana rasa jatuh cinta pada suatu tempat. Sebuah dunia dan cakrawala baru. ^.^


Tapi terlepas dari hal itu, banyak hal menarik yang diungkapkan novel ini. Pembaca dimanjakan dengan berbagai lokasi, budaya, dan kuliner daerah Skandinavia. ^.^
Seperti kebiasaan penduduk kota Kopenhagen untuk bersepeda. Turis juga senang melakukan tur bersepeda.


Fløibanen, Bergen.

Patung Little Mermaid di Kopenhagen.


Tivoli Garden (Dufan-nya Kopenhagen).

Strøget Street
Mount Fløyen, Bergen
Fish market Bergen

Cobblestone Street, Bergen
Stavenger.
Preikestolen.
Gamle Stavenger.

Tur kuliner. Banyak istilah makanan asing yang bikin penasaran. =)
Smørrebrød

Flødeboller (Cream buns)
Lutefisk.
Berry Smoothies.
Smoked salmon.
Blueberry Cobbler.
Waffle dengan vanilla ice cream.

Konflik dalam novel ini kompleks. Trauma cinta masa lalu. Ayah biologis yang tiba-tiba muncul. Ibu tiri. Persahabatan yang tercemar oleh kecemburuan buta. Kesalahpahaman cinta. Bahkan masalah sosial seperti kupu-kupu malam pun hadir dalam novel ini.


Karakter kupu-kupu malam dalam novel ini cukup mendalam. Sang kupu-kupu terlihat pasrah dengan pusaran nasibnya yang bak kapal tenggelam di Segitiga Bermuda. Ia terlihat baik, menyenangkan, hangat, dan penuh perhatian. Tapi hatinya mati dan dingin. Apa pun dilakukan sang kupu-kupu untuk keuntungan pribadinya walaupun itu berarti harus mengorbankan kebahagiaan wanita lain. Sampai saat terakhir, ia tidak melepaskan cengkeraman kukunya pada pria yang ia suka. 
Mungkin lebih menarik jika sedikit dijelaskan mengapa pria kadang tergoda tipe wanita seperti ini walaupun memiliki istri cantik dan anak-anak? 

Pengarang berhasil mengungkapkan kegalauan dan ketakutan untuk memulai hubungan cinta baru yang dibayang-bayangi kegagalan masa lampau. Padahal obat cinta lama adalah cinta baru. O.O


Sophie Lolita yang berkarakter ramah, hangat, baik hati, dan easy going di novel Heartling, bermetamorfosis dalam novel ini menjadi lebih tertutup, dingin, dan sensitif. Karakternya menyerupai Amara. Memang sih sahabat cenderung memiliki dasar kepribadian yang sama (kalau tidak, tak mungkin membentuk koloni :P). Atau pengarang ingin menekankan trauma Sophie yang membuatnya bak tawon marah. Dalam novel ini ditekankan sifat ceria dan easygoing Sophie hanya semu, di permukaan saja. Tapi sifat kepo dan ceriwisnya masih terlihat. Kebalikan dari Sophie dan Brisha yang galau tingkat dewa, Amara kalem dalam novel ini. Ia sangat berbahagia dengan ‘heartling’-nya, Seo Ji Hwan. ^^

Penokohan :

Sophie Lolita (Sophie) yang berkarakter humoris, dingin, paranoid, ceriwis, dan jutek.
Amara Kameli (Amara), sahabat Sophie yang berkarakter tenang dan agak sinis.

Brisha, teman kuliah Amara yang berkarakter kepo, baik hati, antusias, dan ceroboh.

Seo Ji Hwan, pacar Amara yang ramah, gaul, hangat, dan lembut. Tipe Prince Charming.

Rengga Fahaad, ayah biologis Sophie yang berkarakter penuh perhatian dan tenang.

Joanna, ibu tiri Sophie yang berkarakter ramah dan berpandangan terbuka.

Dahniar, ibu kandung Sophie yang sudah meninggal dunia, berkarakter rapuh dan labil.

Rima, nenek Sophie yang berkarakter tegas dan bermulut tajam.

Dicky, pacar Brisha yang berkarakter misterius, ramah, dan flamboyan.

Gitta, teman sekaligus tetangga Sophie yang berkarakter misterius, ramah, dan penuh perhatian.

Austin Pandurama, selebritis sekaligus mantan pacar Sophie yang berkarakter ramah dan simpatik.

Jamie Keegan, cowok Inggris yang berkarakter dingin, kaku, super bawel, super paranoid, tapi gentle dan royal.

Kutipan kalimat yang menarik :







Sedikit kejanggalan dalam novel ini :
"Aku nggak mau dianggap tamu yang nggak sopan. Tamu sampai minta minum itu haram hukumnya." (Sophie, halaman 48)
Seharusnya "Aku nggak mau dianggap tuan rumah yang nggak sopan. Tamu sampai minta minum itu haram hukumnya."

Novel young adult ini cocok sekali untuk penggemar romance. Disajikan dengan ringan walaupun temanya cukup berat, mengenai trauma. =)
---------------------------------------------------------------------------------------
ASK AUTHOR
---------------------------------------------------------------------------------------




1. Mbak Indah, apa ada alasan tertentu mengambil judul novel Out of the Blue? Pemilihan judul Out of the Blue berdasarkan makna idiom tentang kejadian yg tak terduga atau karena Out of the Blue merupakan salah satu judul lagu Michael Learns to Rock? 
Out of The Blue itu merujuk pada kehidupan kedua tokoh utamanya, Jamie dan Sophie. Mereka berdua punya masalah sendiri saat bertemu tanpa sengaja di Nyhavn, Kopenhagen. Punya masa lalu yang tidak melulu indah untuk dikenang. Pertemuan itu pada akhirnya mengubah hidup keduanya. Sophie dan Jamie tidak pernah mengira kalau perasaan mereka berkembang demikian rupa. Hingga keduanya “menemukan cahaya” karena kehadiran satu sama lain. Membawa mereka keluar dari kegelapan yang menaungi.

2. Kalau lihat dari cover novelnya ada gambar tangan menggenggam kamera, apa ini tentang seorang fotografer?
Out of The Blue bukan tentang seorang fotografer. Kover mewakili awal pertemuan Jamie dan Sophie yang melibatkan sebuah kamera. Sophie, si turis yang terpesona dengan keindahan Kopenhagen, memotret banyak objek dengan riangnya. Lalu ada seorang cowok over pede yang malah mengira kalau Sophie seorang paparazzi. Kalau diperhatikan, di bagian bawah kover ada gambar sederet gedung. Lokasinya di Nyhavn, tempat pertama kali Sophie dan Jamie bertemu.

3. Novel Out of The Blue kan lanjutan dari novel Heartling, apa yg membedakan nuansa kedua novel ini karena sama-sama mengangkat tema pelecehan seksual? Heartling memang fokus pada kisah Amara sebagai korban perkosaan. Tapi Out of The Blue dengan fokus pada Sophie, tidak mengangkat tema yang sama sebagai isu utama. Memang, ada sekilas bahasan soal itu untuk memperkaya cerita. Tapi Sophie sama sekali tidak punya pengalaman buruk seperti Amara. Jadi, Out of The Blue sudah jelas sangat berbeda dengan Heartling. Selain itu, sebagian setting di novel ini mengambil tempat di Scandinavia.

4. Mbak Indah lebih menikmati mengarang novel Out of The Blue atau novel Heartling?
Jujur, aku mengalami kesulitan saat menulis Heartling. Sudah cukup lama aku tidak menulis novel dengan tokoh yang masih kuliah. Belakangan aku lebih nyaman berkisah tentang tokoh dengan usia di atas 24 tahun. Jadi, ketika memulai Heartling, ada banyak kendala. Aku gagap dan seakan memasuki area baru yang asing. Tapi ceritanya berbeda saat menulis Out of The Blue. Aku begitu nyaman saat menulis naskah ini. Semua lancar dan begitu menyenangkan. Tidak ada kendala berarti selama pengerjaan kisah ini.

5. Apa hal yang paling berkesan dan selama mengarang Out of The Blue dan apa pesan/makna yg ingin disampaikan?
Yang paling berkesan adalah karakter Sophie dan Jamie yang saling melengkapi. Sophie yang ceria dan Jamie yang di awal-awal tergolong sinis. Lalu ada setting Scandinavia yang luar biasa. Aku benar-benar terpesona dengan tempat yang dijelajahi Sophie dan Jamie. Suatu saat, aku juga ingin pergi ke sana. Doain, ya Pesan yang ingin disampaikan, hidup ini nggak selalu mudah. Apa yang terlihat belum tentu memang begitu adanya. Hidup juga sangat tidak bisa diprediksi. Tapi, justru di situlah menariknya. Jangan menyerah saat bertemu kesulitan. Dan buat gadis-gadis hebat di luar sana, jagalah diri sebaik mungkin. Selalu ada orang yang ingin memanfaatkanmu dengan berbagai cara. Berhati-hati, ya?

Terima kasih banyak untuk Mbak Indah Hanaco atas wawancaranya. ^.^

---------------------------------------------------------------------------------------
GIVEAWAY
---------------------------------------------------------------------------------------
Dalam rangka blog tour Out Of The Blue ini, Mbak Indah Hanaco ingin memberikan 1 eksemplar novel Out Of The Blue gratis untuk kamu yang beruntung.

Caranya mudah banget :
1. Peserta harus berdomisili di Indonesia.

2.Follow twitter @indahhanaco.

3.Share link blogtour ini (di twitter atau facebook, boleh salah satu/keduanya).
Jika share di twitter mention @indahhanaco dan @siscacook dengan hashtag #Outoftheblue 
Jika share di facebook cukup menggunakan hashtag #Outoftheblue, tidak perlu mention. 

4. Follow blog ini via GFC (Google Friend Connect) atau email (pilih salah satu)

5. Jawab pertanyaan dibawah ini di kolom komentar postingan ini
Jika kamu dituduh stalking atau dituduh sebagai paparazzi oleh lawan jenis (orang Barat yang super keren tapi rese) ketika liburan di luar negeri seperti yang dialami Sophie, cara gokil apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapinya?

Formatnya :
Nama :
Link share :
Follow blog ini by GFC/e-mail :
Email aktif :
Twitter aktif :
Jawaban :

6.Giveway ini berlangsung dari tanggal 24 November 2015 - 28 November 2015 pukul 23.59. Pengumuman diumumkan satu hari saat giveaway ini berakhir.

7.S
etelah membaca Out Of The Blue, pemenang wajib memberikan rate di Goodreads di link Out of The Blue

Pemenang dinilai dari jawaban bukan random. Ide tergokil yang menang. Good luck. ^.^


Salam cinta dari Negeri Kartu Pos =)

ps: Terima kasih banyak untuk sang pengarang Indah Hanaco dan  Mbak Rizky selaku organisator blogtour ini. =)



Komentar

  1. Nama : Kiki Suarni
    Link share Twitter: https://mobile.twitter.com/Kimol12/status/668971766455271424
    Link share FB: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10203572140223690&id=1820749873&ref=bookmarks
    Follow blog ini by e-mail : kikisuarni616@yahoo.com
    Email aktif : kikisuarni616@yahoo.com
    Twitter aktif : @Kimol12
    Jawaban :

    Tentu normalnya yang pertama aku lakuin adalah menjelaskannya secara baik-baik bahwa pertemuan ini hanya kebetulan dan aku bukan seorang stalker apa lagi paparazi. Tapi jika cowok itu tetep bebel juga, kekeh, dan masih gak terima dengan penjelasanku, tentunya pasti membuat darahku mendidih. Nah, maka aku keluarkan jurus jitu, aku akan bilang ke dia " Iya, kamu emang bener. Aku ini paparazi yang sengaja nguntit kamu kapanpun dan dimanapun bahkan sampe akhirat sekalipun. Bisa dibilang, kontrak aku sebagai paparazi kamu itu seumur hidup. Aku rasa kita memang jodoh" Nah, sekalian aja tuh kasih jawaban sesuai dengan pikiran ngeyelnya. Udah basah juga, sekalian aja mandi. Sebelum dia kasih respon nyebelin lainnya, aku langsung peluk aja dia biar diliatin banyak orang. Terus sambil teriak kenceng ngakuin kalau tu cowok tunanganku. Nah loh, siapa tau emang jodoh beneran, lumayan dah bule ganteng yee gak? Hehhe...

    Terima kasih :D

    BalasHapus
  2. Nama : Aulia Resky
    Link share : https://mobile.twitter.com/AuliaaRez/status/669044200676003841?p=v
    Follow blog ini by GFC/e-mail : rezaahmad524@gmail.com
    Email aktif : rezaahmad524@gmail.com
    Twitter aktif : @AuliaaRez

    Q : Jika kamu dituduh stalking atau dituduh sebagai paparazzi oleh lawan jenis (orang Barat yang super keren tapi rese) ketika liburan di luar negeri seperti yang dialami Sophie, cara gokil apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapinya?

    A : Karena aku paling kesel kalau ketemu orang yang super duper kepedean tapi paling seneng ketemu cogan (cowok ganteng) apalagi keren pasti kesempatan ini ku pergunakan dengan sebaik-baiknya. Kapan lagi bisa ngegodain cowok super keren walaupun rese? Aahh rese tapi super keren mah bisa di maapkan dan di maklumi kecuali udah blutak tapi narsis tinggal maki-maki aja *Peace Becanda:v*

    Nah karena aku mungkin bisa di bilang kurang normal(?) sableng dikit tapi ga banyak kok:3 karena dia sudah menuduhku sebagai paparazzi dirinya nah aku akan beneran menjadi seorang penguntit dirinya. Kan ga rugi juga kalau korbannya sekeren dia mah. Siapa yang suruh menawarkan tubuh yang lezat kepada singa betina hmmm? Awalnya aku akan tertawa layaknya seorang penyihir HAHAHA, terus aku akan bilang padanya.

    "Iya aku emang paparazziin kamu kok malah jauh-jauh hari aku udah mengincar kamu! Aku udah liat semuanya, aku udah liat setiap jengkal tubuh kamu yang tertutup sekalipun:3 ke kamar mandi pun aku menguntit kamu, ternyata kamu seksi juga awww" suara itu akan ku buat menjadi seseorang yang nakal. Cowok keren kampret ini harus di kasih pelajaran.

    Terus akan kulanjutkan dialogku, "Sebenarnya aku mencari tumbal (entah urang bule teh nyebutna naon) untuk dagangan basoku, agar laku. Tapi karena korbanku terlalu tampan mungkin akan ku jadikan suami" aku tertawa sinis biar menambahkan aksen seram. Kalau besoknya aku tak tertangkap pihak rumah sakit jiwa, aku akan benar-benar menguntitnya. Karena aku adalah stalker yang handal, aku akan mengorek semua informasi dirinya. Nah ntar setiap hari aku akan mengikutinya dan tiba-tiba muncul di hadapannya dengan senyuman jahil yang menantangnya. Aku akan menggandeng tangannya. Membawanya jalan-jalan seperti anjing peliharaan. Kalau dia tak mau? Tenang aku sudah memikirkannya. Aku bilang sudah mengambil foto-fotonya ketika berada di kamar mandi hotelnya dan aku siap menyebarkannya. *Kesannya Psycho* tapi kan dia bilang aku paparazzi ya tentu aku mengambil foto-fotonya bukan? Aku akan melanjutkan perkataanku.

    "You're my boyfriend and my future husband" aku akan membawa bule ini ke Indonesia. Lumayan oleh-oleh menantu untuk orang tua. HAHAHA tertawa seram lagi, siapa tahu dia benar-benar jodohku.

    Terima kasih^^

    BalasHapus
  3. Nama : Tasya
    Link share : https://twitter.com/tasyaamanda95/status/669051624283725825
    Follow blog ini by GFC/e-mail :By GFC - Tasya Amanda
    Email aktif : tasyamanda9525@gmail.com
    Twitter aktif : @tasyaamanda95
    Jawaban : Meneriaki dia pick pocket (pencopet) ! Agar kita terbebas dari gencaran dia yang menyangka kita menguntitnya.

    BalasHapus
  4. Nama: Eris Andriani
    Link share: https://twitter.com/RizAnNie88/status/669067254596702209
    Follow blog by GFC: Eyis yis
    Email: ayaseyis@gmail.com
    Twitter: @RizAnNie88
    Jawaban:
    Ini cara yg aku lakukan kalau aku dituduh jadi paparazi alias penguntit

    1.Pastinya menyangkal dong , bilang aja Masa sih kok aku gak merasa ya, jangan.jangan kamu aja yg ke GeErAn. Trus kasih penjelasan ke dia kalau kamu cuma turis asing yg kebetulan liburan disitu.

    2. Trus kasih aja senyuman yg paling maut dan memabukkan (ealah dikata bir apa)

    3. Kalau dia masih ngeyel pura.pura aja kasih pujian soal barang yg dia pake misal baju, tas, kacamata, sepatu. Wah bagus nih beli dimana? (Alias mengalihkan pembicaraan sambil modus)

    4. Masih gak berhasil ya pura.pura aja amnesia, aduh aku dimana aku siapa kamu siapa, kamu penguntit ya atau suami aku (eaaa cari.cari kesempatan)

    5. Masih gak berhasil pura.pura kerasukan, hahaaaaaa sombong kau belum tau siapa aku mak lampir penguasa dunia yg abadi (lhooo kok malah ngedubsmash -_-)

    6. Pura.pura aja pingsan( berharap digendong ala bridalstyle ala film aksi, saat pangeran menyelamatkan tuan putri,,,yaelah tetep modus)

    7. Masih gak berhasil yaudah ngaku aja. Iya aku lagi stalking kamu habis kamu ganteng banget sih, sejak pertama ngliat kamu jantung ku langsung berdebar gak karuan nih, klepek.klepek kayak ikan yg kekurangan air. Eaaaaa jujur syukur.syukur dia jawab Wah aku sebenernya juga ngerasa kayak gitu pas liat kamu. Tapi kalau kebalikannya dia malah bilang Dasar cewek gila yaudah gpp terima nasib aja hehe

    8. Kalau cara.cara diatas gak ada yg mempan cara terakhir adalah balikin aja dugaannya Jangan.jangan malah kamu yg pengen kenalan sama aku ya, udah deh gak usah bohong. Kalau emang ngefans yauda to the point aja nama ku si A, nih nomer telfon aku. Eaaaaaaa modus nih minta kenalan, syukur.syukur dia merasa bersalah minta maaf dan mau diajak kenalan.

    Begitulah pertemuan singkat yg berawal dari salah duga, hingga akhirnya mereka berdua hidup bahagia bersama,,,ehhh malah cerita hehe
    Thanks maaf kepanjangan ^_^

    BalasHapus
  5. Nama : Riqza Nur Aini
    Link share : https://mobile.twitter.com/riqzanainiee/status/669044203263889408?p=v
    Follow blog ini by GFC/e-mail : by Email (moha3451@gmail.com)
    Email aktif : moha3451@gmail.com
    Twitter aktif : @riqzanainiee
    .
    .
    Pertanyaan: "Jika kamu dituduh stalking atau dituduh sebagai paparazzi oleh lawan jenis (orang Barat yang super keren tapi rese) ketika liburan di luar negeri seperti yang dialami Sophie, cara gokil apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapinya?"
    .
    .
    Jawaban :
    Enak-enak bae aku dituduh stalker,paparazzi.Orang lagi motret pemandangan di luar negeri malah dianya kegeeran kirain ngefoto dia.Untung ganteng.Kalau enggak ganteng mah udah aku lemparin pake sendal.Mumpung ketemu orang super keren (tapi rese) nih ya,aku manfaatin deh buat deket2 sama dia,modus gitu ceritanya *Nyengir mumpung gnteng euyy.Dia kan udah nuduh aku jadi paparazzinya dia,nahh apa salahnya jika aku ikutin permainannya.Jadi paparazzi pura-pura biar bisa mantau cowok itu terus.Kapanlagi coba ketemu bule keren,hah?Kesempatan enggak datang dua kali kan??Ntar kalau bule itu kecantol,mantab kali kan?hahaa.Selain mengikuti permainannya,dan pura-pura menjadi Paparazzi yg akan selalu meneror hidupnya,hal konyol lain yg akan aku lakuan jika aku dituduh jadi Paparazzi orang keren tapi rese saat liburan diluar negeri,aku bakal gini..
    Saat kita ada disuatu tempat liburan,lagi motret nih ceritanya dan ada orang yg curiga aku ngofoto dia pdhl mah enggak,dia pasti ngehampiri dan bertanya,terus dia pasti bakal kegeeran ngirain aku paparazzinya dia.Dianya marahke aku ni ceritanya,aku bilang aja "Kayak nggak ada kerjaan aja nguntitin orang" kalau dia ttp nggak percaya aku tatap saja matanya,biar dia percaya kalau aku nggak boong.Inget!Natapnya bukan pake Highells loh ya!:3 Lalu abis itu aku menyeringai terus pasang ekspresi dan gaya 'sok cool.'Abis itu aku muterin dia sambil tetep pasang muka angkuh dan cool itu lalu berkata "Kalau memang iya kenapa?Jadi paparazzi itu bayarannya lumayan banyak looo,dan enggak terlalu susah juga ngefoto selebritis super keren tapi ternyata juga rese kayak kamu.Enak tauk jadi penguntit.Hahaaa bisa neror orang tiap hari" terus kalau dia hampir meledak ledak nih aku bilangin gitu,jangan panik-jangan panik,atur nafas,tarik nafaass,buang nafass,bilang saja gini "Ey mas bro!Tenang dong tenang!Aku kan paparazzi nih,tadi aku berhasil ambil foto kamu pas lagi 'Ngupil' diam-diamm disana.Wahh jika aku kirimi foto itu ke redaksi majalah gimana ya cukup banyak kok fotonya :D'SEORANG ARTIS KEREN TERNYATA ADALAH PENGUPIL' hahaaa mau mau haah?Pasti keren,dan pasti juga aku dapet honor banyak" Bilang aja gitu,padahal kita mah enggak punya alias boong.Ngerjain orang itu seru tauk,Inget saat dpt tuduhan seperti itu tenang saja,pasang tampang cool kamu.Kalau dia malu terus pergi ninggalin kamu,itu nasib udahh (nggak jadi deh TP ke cogan) Tetapi jika dia memaksamu untuk menghapus foto itu KESEMPATAN EMAS bagi kamu unntuk deket2 sama dia.Aseekk!

    BalasHapus
  6. Nama : Naning Pratiwi
    Link share : https://twitter.com/chelseas_lovers/status/669375188639748097
    Follow blog ini by GFC/e-mail : Naning Pratiwi / chelsea_lovers83@yahoo.com
    Email aktif : chelsea_lovers83@yahoo.com
    Twitter aktif : @chelseas_lovers
    Jawaban :

    Stay cool, nggak usah banyak menimpali. Pasang muka jutek aja. Kalau dia terus mengganggu ancam aja mau laporin ke pihak keamanan setempat. Heheheee...

    BalasHapus
  7. Nama : aisyah
    Link share twitter : https://mobile.twitter.com/aisyah_fucu/status/669517947858059264
    Follow blog by e-mail
    E-mail aktif : ais.fucu@gmail.com
    Twitter : @aisyah_fucu

    Dibilang papparazi oleh orang asing di negara asing pula, pastinya membuat gue cengo sejenak. Lalu gue akan mengetuk kepala orang itu.
    "Memang lo siapa? Kenapa gue harus nguntit elo? Gak penting banget, sih!" Gue bakal segera berlalu dari hadapan dia.
    Sambil mendumel, sayang banget ganteng-ganteng kere. Pasti dia modus mau memanfaatkan gue atau mau mencuri sesuatu dari gue, makanya dia sok kepedean seolah-olah dia selebriti.
    Tunggu! Jangan-jangan dia modus pengen berkenalan sama gue! Ah, nyesel, deh... kan gengsi harus balik lagi.

    Hehe

    BalasHapus
  8. Link share lagi yang lama kehapus https://mobile.twitter.com/aisyah_fucu/status/669527511194189825

    BalasHapus
  9. Nama : Ten
    Link share : https://twitter.com/ten_alten/status/669558977336750080
    Follow blog ini by e-mail : regulus_noel@yahoo.com
    Email aktif : regulus_noel@yahoo.com
    Twitter aktif : @ten_alten
    Jawaban :
    "Jika kamu dituduh stalking atau dituduh sebagai paparazzi oleh lawan jenis (orang Barat yang super keren tapi rese) ketika liburan di luar negeri seperti yang dialami Sophie, cara gokil apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapinya?"

    stay cool dan tuduh balik.. "ngapain saya nguntit kamu? jangan-jangan malah kau yang nguntit saya? iya kan? ngaku!" :3

    BalasHapus
  10. Nama: Wulida
    link share: https://mobile.twitter.com/Jm_nim/status/669696095887364096?p=v
    follow via email l wulida.nadhila@yahoo.com
    email:wulida.nadhila@yahoo.com
    twitter: @jm_nim
    Jawaban:
    kalau aku sih stay cool aja. Toh aku gak ngelakuin itu. Yha aku bakal adu mulut sama dia kan jarang-jarang aku adu mulut pake bahasa inggris. eh bukan jarang lagi tp gak pernah.
    aku bakal bales ngatain dia sok cakep, sok ngartis dll

    BalasHapus
  11. Nama : Cahya Widyastutik
    Link Share : https://twitter.com/cahyawid/status/669714072120619008
    Follow by GFC : cahyaembun04@gmail.com
    Email : cahyaembun04@gmail.com
    Akun twit : @cahyawid
    Jawaban :

    Pasang tampang sok polos dan balik nuduh dia,
    "Kamu kemana aja sih Yang, dicariin daritadi ndak muncul-muncul. Aku kan takut sendirian. Kalo aku diculik begimana".
    Sambil nangis-nangis dan glendotan di lengan dia kalo perlu biar makin jadi perhatian orang-orang, mayan kan sekalian modus(jgn lupa klo dia ganteng guys). Pastiin klo ada orang lewat dan pastiin jg klo orang itu peduli sma kamu(nangisnya kencengin klo perlu).
    Dengan cara itu, aku yakin deh dia bakal cengo abis.

    BalasHapus
  12. Nama : Aulia
    Link share : https://twitter.com/nunaalia/status/669716413670559744
    Follow blog ini by GFC/e-mail : GFC: nunaalia 79; email: auliyati.online@gmailcom
    Email aktif : auliyati.online@gmailcom
    Twitter aktif : @nunaalia

    Jawaban :
    Pertama aku akan menjelaskan kalau apa yg dia tuduhkan itu tidak benar, kalau perlu aku tunjukin hasil jepretan kameraku.
    Tapi kalau dia masih tidak percaya dan keukeh nuduh aku stalking dia, aku akan bilang, "Oh jadi mas ganteng ini artis terkenal toh?? Saya baru tau, maklum saya juga baru datang ke sini untuk liburan. Kalau begitu sekalian aja yaa saya wawancara, siapa tahu nanti bisa saya terbitin di media Indonesia, negara saya, dan mas ganteng bisa terkenal di sana!" :D
    Terus aku akan nyuruh dia, maksa tepatnya, bergaya di depan kameraku. Kalau dia nolak aku akan terus ngejar dia buat wawancara, biar dia kesel sekalian deh! Hahaaa :D

    BalasHapus
  13. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/669745532168880128
    Follow blog by GFC : Nova Indah Putri Lubis
    Email aktif : n0v4ip[at]gmail[dot]com
    Twitter aktif : @n0v4ip

    Jika saya dituduh stalking oleh Buren alias Bule Keren, yang pertama kali saya lakukan adalah marah2 sepuasnya didepan dia, nunjuk2 hidungnya yang mancung itu tapi pake bahasa Indonesia. Nah, dia pasti bingung tuh saya ngomong apa. Kalo kerut2 di jidatnya udah makin banyak, saya baru ngomong pake bahasa inggris sambil bilang gini "Apa kamu gila?! Aku tidak punya waktu untuk mengintaimu dan bahkan pemandangan disini jauh lebih menarik untuk difoto daripada dirimu. Dasar sok oke!!!" Terus saya ngacir deh... :D

    Terima Kasih ^^

    BalasHapus
  14. Nama: Fatimatus Zahroh
    Link share: https://twitter.com/cherryelf88/status/670003383151935488
    Follow blog by GFC: Cherry hee
    Email: cherryelfline@gmail.com
    Twitter: @cherryelf88
    Jawaban :
    Aku bakal jelasin ke dia kalau aku bukan stalker seperti yang dia kira. Kalau perlu aku jelasin apa yang lagi aku lakukan, namaku, asalku. Sekalian deh ngasih kartu namaku (modus sih sebenernya) Kalau dia kelihatan jijik-jijik gimana githu aku bilang aja "Kalau ga percaya cek aja dikantor polisi kalau aku orang baik-baik dan ga punya catatan kejahatan! Tapi sebelum ke kantor polisi sebutkan nama kamu dulu. Ga adil cuma aku yang ngasih kartu nama."
    Terus nuduh balik, "Atau jangan-jangan kamu yang nguntit aku ya? Nyesel aku ngasih kartu namaku ke kamu."
    terus kabur. mungkin dengan itu dia penasaran dan menghubungi aku, ngajak ketemuan (ngayal banget ceritanya lol)

    BalasHapus
  15. Nama: Maggie
    Link Share: https://twitter.com/Miieruu/status/670319088883757056
    Follow blog ini by GFC: Maggie Chen
    Email aktif: maggiechenblogs@gmail.com
    Twitter aktif: @Miieruu
    Jawaban:

    Ganteng? Tapi sok kepedean, kecakepan, dan rese dengan ngira aku papparazi-nya?
    1. Pasang muka datar sampai dia kebingungan.
    2. Panggil dia buat ngedekat.
    3. Tendang 'anu'-nya.
    4. Selesai

    Engga butuh cowo ganteng tapi sifatnya gajelas. *sadis* *maaf lagi stress*

    BalasHapus
  16. Nama : Siti Nurbaity
    Link share : https://twitter.com/Unyi94/status/670411693638356992
    Follow blog ini by GFC & e-mail : Siti Nurbaity/snbaity@gmail.com
    Email aktif : snbaity@gmail.com
    Twitter aktif : @Unyi94
    Jawaban : Jika dituduh stalking sama orang ganteng tapi rese?
    Reaksi pertama pasti melongo, bingung dengan apa yang dia tuduhkan. Mungkin selanjutnya menjelaskan klo yang dia tuduhkan salah. Kalo tetep maksa nuduh saya nge-stalk dia, mungkin dia perlu dikasih pelajaran.. Sekalian aja saya teriakin dia penjahat, maling, penguntit, atau apapun itu yang bisa bikin dia malu dia depan banyak orang dengan tingkahnya itu. Kalo habis itu dia tetep dengan tuduhannya itu, mungkin saya bakal stalking dia beneran aja.. biar tau rasa distalking beneran tuh kayak gimana.. bisa sekalian manfaatin dia juga kalo tiba-tiba nantinya kita jdi deket, saya suruh dia jadi tour guide aja.. kan lumayan ga usah keluarin uang, ganteng lagi orangnya.. hahha

    BalasHapus
  17. Nama: Aya Murning
    Link share: https://twitter.com/murniaya/status/670279481295114240
    Follow blog by GFC: Aya Murning
    Email: ayamurning@gmail.com
    Twitter: @murniaya

    Jawaban:

    I'm gonna say, "maaf, saya tidak ada maksud untuk menguntitmu. Tapi, kamu seperti seseorang yang aku kenal."

    Nanti dia kaget, "benarkah? Apa kita saling mengenal?"

    Aku jawab, "iya, kamu kan masa depannya aku." Jedeeerrrr! Dengan pipi merah langsung kabur ke langit ke tujuh.

    BalasHapus
  18. Nama : Putri Prama Ananta
    Link share : https://mobile.twitter.com/PutriPramaa/status/670588024657346560?p=v
    Follow blog ini by GFC: Putri Prama
    Email aktif : anantaprama@yahoo.co.id
    Twitter aktif : @putripramaa
    Jawaban :
    Waktu dia ngocehin tuduhannya ke aku, mukaku akan datar sekali. Bibirku bakal lurus aja dan mataku fokus ke dia, merhatikan dia bicara sampai selesai (seperti yg biasa aku lakukan ke teman-temanku).
    Setelah dia selesai dengan tuduhannya, aku akan angkat kameraku dan memotretnya, lalu, bilang, "Ya, kamu benar. Aku memang paparazzi sejak beberapa detik yang lalu. Aku baru saja memotretmu, menjadi paparazzi-mu setelah kamu menuduhku sebagai paparazzi."
    Kemudian, aku akan menunjukkan fotonya ke dia, "Aku paparazzi yang mahir, kan? Perlukah kuupload ke internet?"
    Harapanku, dia akan mendecak frustrasi mendengar jawabanku, lalu aku menambahkan, "karena aku telah menjadi paparazzi-mu, kamu bisa nggak jadi objek fotoku selama aku di sini?"
    I don't know why, I hope, he will say, 'Okay, you got it!'
    ...
    ...
    ...
    Yah, anggap aja sebagai percobaan mendapat kesempatan menyelam sambil minum air; ditemani jalan-jalan sama orang yang ganteng :p meskipun rese dikit xD

    BalasHapus

  19. Nama : M. Sulhan Habibi
    Link share : https://twitter.com/SulhanHabibi/status/670582902934126592
    Follow blog ini by GFC/e-mail : follow via GFC Sulhan Habibi (sudah lho)
    Email aktif : soulhahnmail [at] gmail [dot] com
    Twitter aktif : @SulhanHabibi

    Jawaban :
    Wait, what?
    Aku dituduh jadi stalker yang nguntit dia? dituduh Paparazi?
    Enak ada, gak salah tuh? Ya jelas-jelas dia salah.
    Paparazi? Aku kan bukan Razi, belum juga jadi papa #eh

    Dia keren dan super kece ya? Duh, serasa di FTV. Damprat-dampratan, asal tuduh, lama-lama jadi cinta. Tapi ini bukan ftv. Hahaha...

    Aku sih cuek aja dituduh gitu. Emang salah gue? Salah temen-teman gue?

    Tapi, aku suka berimajinasi. Jangan-jangan lawan jenis super kece tapi rese yang asal tuduh ini punya kekuatan PENGENDALI PIKIRAN. Terus, gara-gara perkataannya aku beneran jadi suka sama dia, stalking dia, jadi paparazi.
    Oh, tidak! Ini gawat. Aku harus bagaimana?

    Eh, yang punya kekuatan pengendali pikiran itu kan aku.
    Jangan panik dong. Nah, karena itu aku akan bilang ke dia kalau dia salah orang. Aku bukan siapa-siapa. Tolong hidup bahagialah, jangan pedulikan aku. Jangan pedulikan stalker atau paparazi yang menguntitmu.
    Kalau memang kita berjodoh, kita pasti akan bertemu lagi.

    Eh, ternyata semua ini hanya lamunanku dan malah menghayal sendiri gara-gara lihat cewek kece (belum tau rese) datang ke arahku.

    Tapi, begitu dia menuduh aku stalking atau paparazi, aku dengan tenang akan mengatakan ini (sambil menatap lurus ke arah matanya)
    "Hei, aku ini memang orang aneh. Aneh seaneh anehnya. Aku akui itu.
    Tapi aku bukan stalker ataupun paparazi. Aku masih punya harga diri.
    Kamu kece tapi juga rese. Aku tidak kenal kamu.
    Tapi, kalau memang ini ternyata takdir yang sudah dituliskan buat kita, dengan senang hati aku akan sangat menantikan dengan rasa penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya antara kita berdua.
    Mungkin sekarang kamu benci aku, siapa tau besok suka.
    Aku sekarang belum suka kamu, tapi entah kalau esok.
    Sudah ya mbaak..."
    (kedipin sebelah mata dan kemudian berlalu)

    (bodo amat dia bereaksi apa) :P

    BalasHapus
  20. Nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    Link share : https://twitter.com/MukhammadMaimun/status/670620611790675969
    Follow blog ini by GFC/e-mail : Mukhammad MaiMOENS
    Email aktif : maimunridlo@gmail.com
    Twitter aktif : @MukhammadMaimun

    Jika kamu dituduh stalking atau dituduh sebagai paparazzi oleh lawan jenis (orang Barat yang super keren tapi rese) ketika liburan di luar negeri seperti yang dialami Sophie, cara gokil apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapinya?

    Jawaban : aku akan pura-pura jadi orang buta yang lagi meraba-raba udara. Siapa tahu dia ternyata cewek yang baik nolong. eh, bisa diajak kenalan juga kan lumayan....

    BalasHapus
  21. Rini Cipta Rahayu
    https://twitter.com/RiniCipta/status/670627615808425984
    GFC : Rini Cipta Rahayu
    rinspiration95@gmail.com
    @rinicipta

    Dituduh jadi paparazi padahal sebenarnya bukan? Ya pastilah aku kesel, apalagi menghadapi orang sok kepedean kayak gitu. Pas liburan tentunya aku pengin rileks dan nggak keganggu sama apapun. Jadi aku akan mengungkapkan kekesalanku lalu ninggalin dia. Malah aku akan ngepost foto atau video dia ke sosmed punyaku, ngasi caption bule sok kegantengan dan keganjenan. Biar para followers pada tau, walaupun dia cowok keren tapi kalau sikapnya ngeselin juga gak bagus buat diladenin hahaa

    BalasHapus
  22. Nama : Agatha Vonilia Marcellina
    Link share : https://twitter.com/Agatha_AVM/status/670630598344613889
    Follow blog ini by GFC/e-mail : Agatha Vonilia
    Email aktif : agathavonilia@gmail.com
    Twitter aktif : @Agatha_AVM
    Jawaban :

    Bakalan aku timpuk pake botol deh, "Hei ... Enak aja! Aku aja nggak kenal sama kamu dan main nuduh seenaknya aja. Keren, sih tapi jangan sok deh." Aku nggak terima dituduh nggak jelas. Sebagai gantinya, dia harus traktir aku seharian makanan terenak selama aku liburan. Dia pasti kesel banget ntu. "Hooooooiiii ... Kameraku tadi emang nggak sengaja motret kamu soalnya kamu ntu selalu ada di setiap objek yang ingin aku foto. Jadi, siapa yang salah?"

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Posting